Kitab Kuning

• واجبات الحج

Verified Original
واجبات الحج
Wajib-Wajib (Kewajiban) Haji
Verified Original
(وواجبات الحج غير الأركان ثلاثة أشياء):
(Dan kewajiban-kewajiban haji di luar rukun-rukunnya ada tiga perkara):
Verified Original
أحدها (الإحرام من الميقات) الصادق بالزماني والمكاني؛ فالزماني بالنسبة للحج شوال وذو القعدة وعشر ليال من ذي الحجة. وأما بالنسبة للعمرة فجميع السَّنَة وقت لإحرامها. والميقات المكاني للحج في حق المقيم بمكة نفس مكة، مكيًّا كان أو آفاقيا. وأما غير المقيم في مكة فميقات المتوجه من المدينة الشريفة ذو الحُلَيفَة، والمتوجه من الشام ومصر والمغرب الجُحْفَة، والمتوجه من تِهامة اليمن يَلَمْلَم، والمتوجه من نجد الحجاز ونجد اليمن قَرْن، والمتوجه من المشرق ذات عِرْق. (و) الثاني (رمي الجمار الثلاث) يبدأ بالكبرى ثم الوسطى ثم جمرة العقبة. ويرمى كل جمرة بسبع حصيات واحدةً بعد واحدة؛ فلو رمى حصاتين دفعة واحدة حسبت واحدة، ولو رمى حصاة واحدة سبع مرات كفى. ويشترط كون المرمَى به حجرا، فلا يكفي غيره كلؤلؤ وجص، (و) الثالث (الحلق) أو التقصير. والأفضل للرجل الحلق، وللمرأة التقصير. وأقل الحلق إزالة ثلاث شعرات من الرأس حلقا أو تقصيرا أو نتفا أو إحراقا أو قصًّا. ومن لا شعر برأسه يُسنُّ له إمرار المُوسَى عليه. ولا يقوم شعر غير الرأس من اللحية وغيرها مقام شعر الرأس.
[Lanjutan kewajiban haji] Yang pertama (Ihram dari miqat) yang mencakup miqat zamani (waktu) dan makani (tempat); adapun miqat zamani untuk haji adalah bulan Syawal, Zulkaidah, dan sepuluh malam (pertama) dari bulan Zulhijah. Sedangkan untuk umrah, maka sepanjang tahun adalah waktu untuk memulai ihramnya. Dan miqat makani untuk haji bagi orang yang bermukim di Mekah adalah Mekah itu sendiri, baik ia penduduk asli Mekah (Makki) maupun pendatang (Afaqi). Adapun bagi orang yang tidak bermukim di Mekah, maka miqat bagi orang yang datang dari arah kota suci Madinah adalah Dzul Hulaifah, bagi orang yang datang dari arah Syam, Mesir, dan Magrib adalah Juhfah, bagi orang yang datang dari arah Tihamah Yaman adalah Yalamlam, bagi orang yang datang dari arah Najd Hijaz dan Najd Yaman adalah Qarn (Qarnul Manazil), dan bagi orang yang datang dari arah timur adalah Dzat 'Irq. (Dan) yang kedua (melempar tiga jumrah) dimulai dengan (Jumrah) Kubra (pertama/Ula), lalu Wustha, lalu Jumrah Aqabah. Dan setiap jumrah dilempar dengan tujuh kerikil satu per satu; maka jika ia melempar dua kerikil sekaligus dalam satu lemparan, hanya dihitung satu, dan jika ia melempar satu kerikil sebanyak tujuh kali (secara berulang), maka hal itu telah memadai. Dan disyaratkan agar benda yang digunakan untuk melempar berupa batu (kerikil), sehingga tidak sah menggunakan selainnya seperti mutiara dan kapur jishsh/gips. (Dan) yang ketiga (bercukur seluruh rambut/halq) atau memendekkannya (taqshir). Dan yang lebih utama bagi laki-laki adalah halq (mencukur habis), sedangkan bagi perempuan adalah taqshir (memendekkan sebagian). Dan batas minimal cukur adalah menghilangkan tiga helai rambut dari kepala, baik dengan cara dicukur habis, dipendekkan, dicabut, dibakar, ataupun digunting. Dan bagi orang yang tidak memiliki rambut di kepalanya, disunahkan baginya untuk melalukan pisau cukur di atas kepalanya. Dan rambut selain kepala, seperti jenggot dan selainnya, tidak bisa menggantikan kedudukan rambut kepala.