Kitab Kuning

• أركان الحج

Verified Original
أركان الحج
Rukun-Rukun Haji
Verified Original
(وأركان الحج أربعة): أحدها (الإحرام مع النية) أي نية الدخول في الحج. (و) الثاني (الوقوف بعرفة). والمراد حُضور المُحرِم بالحَج لحظةً بعدَ زوال الشمس يومَ عرفةَ، وهو اليوم التاسع من ذي الحجة بشرط كون الواقف أهلا للعبادة، لا مجنونا ولا مُغْمَى عليه. ويستمر وقت الوقوف إلى فجر يوم النحر، وهو العاشر من ذي الحجة. (و) الثالث (الطواف بالبيت) سبع طوفات جاعلا في طوافه البيتَ عن يساره مبتدئا بالحجر الأسود محاذيا له في مروره بجميع بدنه؛ فلو بدأ بغير الحجر لم يحسب له.
(Dan rukun-rukun haji ada empat): Yang pertama (ihram yang disertai dengan niat) yakni niat memasuki ibadah haji. (Dan) yang kedua (wukuf di Arafah). Dan yang dimaksud dengan wukuf adalah hadirnya orang yang sedang berihram haji sejenak sesudah tergelincirnya matahari (waktu istiwa) pada hari Arafah, yaitu hari kesembilan dari bulan Zulhijah, dengan syarat orang yang wukuf tersebut adalah orang yang berhak (sah) melakukan ibadah, bukan orang gila dan bukan pula orang yang pingsan. Dan waktu wukuf ini membentang (berlanjut) hingga terbitnya fajar pada hari Nahr (Iduladha), yaitu tanggal sepuluh Zulhijah. (Dan) yang ketiga (tawaf di Baitullah) sebanyak tujuh kali putaran, dengan menjadikan Kakbah di posisi sebelah kirinya dalam putarannya, dengan memulai dari Hajar Aswad yang sejajar (lurus) dengannya saat melewati posisi tersebut dengan seluruh badannya; maka apabila ia memulai tawah dari selain posisi Hajar Aswad, putarannya tersebut tidak dihitung (tidak sah).
Verified Original
(و) الرابع (السعي بين الصفا والمروة) سبع مرات. وشرطه أن يبدأ في أول مرة بالصفا ويختم بالمروة، ويُحسب ذهابه من الصفا إلى المروة مرةً، وعوده منها إليه مرة أخرى. والصفا بالقصر طرف جبل أبي قبيس، والمَروة بفتح الميم علَم على الموضع المعروف بمكة.
(Dan) yang keempat (sa'i di antara Bukit Safa dan Bukit Marwah) sebanyak tujuh kali. Dan syaratnya, ia harus memulainya dari Bukit Safa pada lintasan yang pertama, dan mengakhirinya di Bukit Marwah. Dan perjalanannya dari Safa menuju Marwah dihitung sebagai satu kali putaran, dan kembalinya ia dari Marwah menuju Safa dihitung sebagai satu putaran lagi. Dan (bukit) Safa—dengan bacaan qashar (pendek tanpa hamzah)—merupakan ujung dari Gunung Abu Qubais, dan (bukit) Marwah—dengan memfathahkan huruf mimnya—merupakan nama spesifik bagi tempat yang sudah sangat dikenal di Mekah.
Verified Original
وبقي من أركان الحج الحَلق أو التقصير إن جعلنا كلا منهما نُسكا، وهو المشهور. فإن قلنا إن كلا منهما استباحة محظور فليسا من الأركان. ويجب تقديم الإحرام على كل الأركان السابقة.
Dan masih tersisa dari rukun-rukun haji, yaitu memotong seluruh (rambut) atau memendekkannya, jika kita menganggap keduanya sebagai bagian dari nusuk (ibadah wajib haji), dan inilah pendapat yang masyhur (populer). Namun jika kita berpendapat bahwa keduanya hanyalah sebuah penanda dihalalkannya kembali hal-hal yang sebelumnya dilarang (selama ihram), maka keduanya tidak termasuk dalam rukun haji. Dan wajib mendahulukan rukun Ihram di atas seluruh rukun-rukun yang lain.